HIRAP
Ku tahu, kau pun sama saja dengan yang lainnya.
Aku mengungkap rahasia kepadamu, kau ungkap juga kepada teman hembusan angin mu yang lain.
Aku terbangun dari terjaga dalam haluan tersadar bahwa kau memang angin tak tau malu.
Mondar mandir ke sana kemari tuk bercakap dan memberi ungkap rasa dan sapa kepada satu persatu jendela kaca di manapun kaitannya terkait berada.
Harus nya ku tersadar bahwa memang sifat dunia adalah 'tipuan ilusi belaka'.
Tidak lah engkau, dirinya dan pun juga mereka. Sama saja.
Nasihatku,
"Jangan percaya pun jangan engkau beradu sapa meski hanya kepada semilir angin yang tiba. Semua lengkara tuk amerta, yang tersisa hanya sebongkah penyesalan yang abadi dan nyata."
Jum,08 Maret 2024
Komentar
Posting Komentar